OCSP is a USAID-sponsored crisis response program that aims to maximize protection and long-term survival of viable orangutan populations in the wild. The program will work to arrest, reduce, or possibly to eliminate the threats to orangutans as well as address the major drivers behind those threats.
Pemerintah Indonesia telah menunjukkan kepemimpinannya dalam upaya konservasi orangutan dan habitatnya kepada dunia internasional, dengan meluncurkan Strategi dan Rencana Aksi Nasional Konservasi Orangutan Indonesia dalam ajang konferensi untuk perubahan iklim (UNFCCC) di Bali, pada bulan Desember 2007 lalu.
Sebagai tindak lanjut dari rencana aksi nasional tersebut, serangkaian lokakarya multipihak di tingkat propinsi telah dilakukan. Dimulai dari lokakarya di propinsi Kalimantan Barat yang diselenggarakan pada tanggal 7 – 8 April 2008, dilanjutkan dengan propinsi Sumatra Utara pada tanggal 20 dan 21 Mei 2008, propinsi Kalimantan Timur pada tanggal 26 dan 27 Juni 2008, dan propinsi Kalimantan Tengah pada tanggal 12 dan 13 Agustus 2008. Untuk propinsi Nanggroe Aceh Darussalam, lokakarya akan dilaksanakan menjelang akhir tahun 2008.